Fakta-fakta Menarik No Na, Girl Group Indonesia yang Mendunia

Girl group No Na menjadi sorotan publik sejak debutnya pada 2 Mei 2025 di bawah naungan label musik internasional 88rising.

Di balik popularitasnya yang terus menanjak, ada sejumlah fakta menarik seputar grup vokal asal Indonesia ini yang sayang untuk dilewatkan.

 

Girl group pertama 88rising

Sebelum kehadiran No Na, 88rising lebih dikenal menaungi musisi solo seperti Rich Brian, NIKI, Warren Hue, dan Stephanie Poetri.

Kehadiran No Na menjadi langkah baru label asal Amerika Serikat tersebut dalam memperkenalkan format girl group dari Indonesia ke kancah musik internasional.

 

Digarap tim produser dan koreografer kelas dunia

Singel debut “Shoot” digarap oleh The Stereotypes, tim produser asal Amerika Serikat yang sebelumnya membesut lagu “24K Magic” dan “That’s What I Like” milik Bruno Mars, serta “Somebody to Love” dari Justin Bieber.

 

Nama grup diambil dari kata “nona”

Nama No Na bukan tanpa makna.

Nama tersebut diambil dari kata “nona” dalam bahasa Indonesia yang berarti gadis muda atau perempuan lajang, mencerminkan identitas keempat personelnya sebagai representasi perempuan Indonesia.

 

Dua personel jebolan ajang pencarian bakat

Baila Fauri dan Esther Geraldine bukan wajah baru di dunia hiburan Tanah Air. Baila lebih dulu dikenal lewat Indonesian Idol Junior, sementara Esther sempat tampil di Indonesian Idol musim ke-10 sekaligus pernah memenangi Flower Challenge yang digagas disjoki dan produser Dipha Barus pada 2021.

Punya fandom bernama Orchids

Para penggemar No Na disatukan dalam sebuah komunitas bernama Orchids, nama yang kemudian juga diadopsi sebagai judul EP debut grup ini, “Orchids (Lullabies)”, yang dirilis pada Juli 2025 dan memuat empat lagu solo dari masing-masing personel.

Sumber: kompas.com